Kendal – Gerakan Aksi Bergizi Serentak (GABS) Kabupaten Kendal Tahun 2026 berhasil menggerakkan puluhan ribu pelajar untuk bersama-sama membangun kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas fisik, sarapan bergizi, edukasi kesehatan dan gizi, serta konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) bagi remaja putri.
Dilaksanakan pada 16–17 Juli 2026, GABS menyasar peserta didik jenjang SMP/MTs/sederajat dan SMA/SMK/MA/sederajat di Kabupaten Kendal. Berdasarkan hasil pelaporan yang dihimpun Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Kendal, sebanyak 41.016 peserta didik mengikuti kegiatan GABS dari 159 satuan pendidikan yang melaporkan pelaksanaan. Selain itu, sebanyak 21.780 siswi dilaporkan mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD).
Capaian tersebut menunjukkan besarnya potensi sekolah sebagai ruang strategis untuk membangun kesadaran dan kebiasaan hidup sehat sejak usia remaja. Pelaksanaan GABS juga melibatkan jejaring Puskesmas, satuan pendidikan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta lintas sektor terkait dalam mendukung peningkatan kesehatan dan gizi remaja.
Bergerak, Makan Bergizi, dan Belajar Hidup Sehat
GABS dirancang bukan sekadar sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai gerakan yang mengajak peserta didik mempraktikkan langsung kebiasaan hidup sehat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan aktivitas fisik melalui senam bersama. Setelah tubuh aktif bergerak, peserta didik mengikuti sarapan bersama menggunakan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan oleh SPPG wilayah setempat dengan menu bergizi seimbang berbasis pangan lokal.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan edukasi kesehatan dan gizi remaja yang dapat diberikan oleh petugas Puskesmas, ahli gizi SPPG, maupun guru sekolah. Bagi remaja putri, rangkaian kegiatan dilengkapi dengan minum TTD bersama sebagai bagian dari upaya membangun kebiasaan konsumsi TTD.
Kebiasaan tersebut penting dibangun sejak remaja. Masa remaja merupakan periode penting dalam pembentukan kualitas kesehatan generasi mendatang. Pemenuhan gizi yang baik, aktivitas fisik, kebiasaan sarapan, serta kepatuhan konsumsi TTD bagi remaja putri menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan sekaligus mempersiapkan generasi yang sehat di masa depan.
Dari Gerakan Serentak Menjadi Kebiasaan Sehari-hari
Capaian GABS 2026 menjadi momentum untuk memperkuat pesan bahwa perilaku hidup sehat tidak cukup dilakukan dalam satu kegiatan atau satu hari saja. Aksi Bergizi diharapkan dapat terus dilanjutkan dan menjadi bagian dari aktivitas rutin di lingkungan sekolah.
Sekolah memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan peserta didik. Ketika aktivitas fisik, sarapan bergizi, edukasi kesehatan, dan konsumsi TTD bagi remaja putri dilakukan secara konsisten, kebiasaan tersebut diharapkan dapat tumbuh menjadi budaya positif yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, keberlanjutan Gerakan Aksi Bergizi menjadi hal yang penting. GABS diharapkan tidak berhenti sebagai gerakan serentak, tetapi berkembang menjadi budaya hidup sehat yang diterapkan secara berkelanjutan oleh seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Kendal.
Dengan semakin banyak sekolah yang menerapkan Aksi Bergizi secara konsisten, lingkungan pendidikan diharapkan menjadi tempat yang semakin kuat dalam membentuk generasi muda yang sehat, aktif, sadar gizi, dan memiliki kebiasaan hidup sehat.
41.016 pelajar telah bergerak bersama. Kini saatnya Aksi Bergizi terus hidup di sekolah, menjadi kebiasaan, dan tumbuh sebagai budaya hidup sehat bagi generasi Kendal.

.jpeg)
_11zon.png)


1.jpg)