IMD adalah proses bayi menyusu segera setelah dilahirkan, dimana bayi dibiarkan mencari puting susu ibunya sendiri (tidak disodorkan ke puting susu). Pada dasarnya bayi memiliki kemampuan untuk munyusui sendiri ketika dibiarkan terjadi kotak langsung antara kulit bayi dengan kulit ibunya setidaknya selama satu jam segera setelah lahir.
Sayangnya, tidak semua ibu melahirkan melakukan IMD pada bayinya. Salah satu faktor yang menghambat pelaksanaan IMD yaitu pendapat atau mitos yang kurang tepat tentang IMD. Mitos tersebut diantaranya :
- Bayi kedinginan : tidak benar
Bayi berada dalam suhu yang aman jika melakukan kontak kulit dengan sang ibu. Menakjubkan! Suhu payudara ibu meningkat 0,5° dalam 2 menit jika bayi diletakan didada ibu. Menurut penelitian Niels Bergman dari Afrika Selatan, kulit dada ibu yang melahirkan 1° lebih panas dari ibu yang tidak melahirkan. Jika bayi kedinginan, suhu kulit ibu otomatis naik 2° untuk menghangatkan bayi. Jika bayi kepanasan, suhu kulit ibu otomatis turun 1° untuk mendinginkan bayinya. Kulit ibu bersifat termolegulator atau thermal synchrony bagi suhu bayi.
- Setelah melahirkan, ibu terlalu lelah untuk segera menyusui bayinya : tidak benar
Keluarnya oksitoksin saat kontak kulit ke kulit serta saat bayi menyusu dini membantu menenangkan ibu.
- Tenaga kesehatan kurang tersedia : tidak benar
Saat bayi didada ibu, penolong persalinan dapat melanjutkan tugasnya. Bayi dapat menemukan sendiri payudara ibu. Libatkan suami atau keluarga terdekat untuk menjaga bayi sambil memberi dukungan pada ibu.
- Ibu harus dijahit : tidak masalah
Kegiatan bayi merangkak mencari payudara tidak menganggu proses atau tindakan jahit setelah melahirkan.
- Bayi harus segera dibersihkan, dimandikan, ditimbang, dan diukur : tidak benar
Menunda memandikan bayi berarti menghindarkan hilangnya panas badan bayi. Selain itu, vernix atau lapisan pelindung kulit bayi seperti lemak atau keju dapat meresap, melunakkan, dan melindungi kulit bayi. Bayi dapat dikeringkan segera setelah lahir, penimbangan dan pengukuran dapat ditunda sampai menyusu awal selesai.
- Kolostrum tidak keluar atau jumlah kolostrum tidak memadai saat setelah melahirkan sehingga tidak bisa diberikan pada bayi : tidak benar
Kolostrum cukup dijadikan mekanan pertama bayi baru lahir. Kolostrum sangat diperlukan untuk tumbuh kembang bayi, selain itu juga sebagai imunisasi pertama dan mengurangi kuning pada bayi baru lahir, melindungi dan mematangkan dinding usus yang masih muda.
Inisiasi Menyusu Dini (IMD) sangat bermanfaat bagi ibu dan janin. Untuk itu, pastikan ibu hamil memahami proses IMD sehingga mempunyai bekal pengetahuan yang cukup saat melahirkan dan menyusui.

.png)

_page-0001_(1).jpg)

